Dollar, yen, rupiah, ringgit, tak memiliki nilai apapun

Apa yang kita namakan dengan mata uang sekarang ini, yaitu Dollar, Yen, Rupiah, Poundsterling, Euro, dan sebagainya, pada hakikatnya hanya selembar kertas biasa (dan yang berbentuk koin juga koin biasa yang tak ada harganya), yang hanya menjadi “uang” karena ada jaminan dari bank. Bank sendiri berani menjamin mata uang yang tak berharga tersebut karena memiliki cadangan devisa berupa emas dan perak.

Emas dan perak inilah yang sampai saat ini terus berupaya direbut dan ditimbun oleh Yahudi Internasional dari tangan seluruh warga dunia, agar emas dan perak seluruh dunia berada di tangan kaum Yahudi Internasional

Dan di tangan kaum non-Yahudi hanyalah selembar kertas tidak berharga yang dipakai sebagai alat transaksi. Keadaan ini akan sangat menguntungkan kaum Yahudi Internasional yang bisa seenaknya memainkan nilai tukar mata uang tersebut sehingga masyarakat non-Yahudi bisa dikendalikan dengan mudah.

Mengapa hal itu bisa terjadi?

Emas tidak bisa diubah dengan bahan kimia apa pun. Archimedes (300 SM) membuktikan bahwa emas bisa dideteksi tanpa merusak dan hanya dengan menggunakan air tawar biasa. Karena bukan termasuk logam yang aktif maka emas tidak terpengaruh oleh air dan udara. Tidak seperti besi atau logam lainnya, emas tidak bisa berkarat.

Selain itu, emas juga termasuk logam yang sangat lunak. Bisa ditempa menjadi lempengan yang super tipis dan bisa juga ditempa menjadi kawat dengan ketebalan super mini. Bayangkan saja, satu ons emas bisa ditempa dengan luas seukuran 100 kaki persegi atau dibuat kawat sepanjang 50 mil!

Emas juga dikenal sebagai logam mulia paling berat. Satu kaki kubik emas beratnya mencapai lebih dari setengah ton. Itulah sebabnya mengapa dalam sejarah manusia tidak pernah ada pencurian emas dalam skala besar karena untuk itu diperlukan alat berat untuk mengangkatnya.

Kejatuhan Ekonomi Dunia

Ketika mata uang dollar Amerika jatuh, tentu akan menyeret mata uang di seluruh dunia. Semua orang tak akan lagi melihat uang kertas yang memperbudak manusia. Dan kini Israel lah yang menganti posisinya.

Israel akan menggunakan uang yang tak kasat mata. Tidak teraba, tak dapat disentuh. Uang itu adalah uang elektronik. Mayoritas kita tak pernah menyentuh harta itu, kita hanya mengikuti nomor digital.

Yep, kita  sudah terbuai (sudah lama). Mata uang zaman sekarang dibentuk atas dasar riba (bunga) dan nilai ilusi yang sebenarnya tak bernilai sama sekali. Dan ini adalah ‘kelanjutan’ kejatuhan ekonomi.

Terdominasi I.Q

Hampir satu abad, dunia mengangap I.Q adalah penentu kesuksesan. Coba jawab hasil perkalian 8×7, kapan Indonesia merdeka?, siapa penemu bohlam lampu?. I.Q berhubungan dengan menghafal, logika, dan nalar.

Ketika ingin melanjutkan sekolah yang lebih tinggi kemampuan akademik alias IQ, bahasa Inggris, matematika, IPA kudu dites dahulu.

Yang selama ini kita pelajari lebih pada penekanan intelektual. Mau bukti?, coba bayangkan kita memegang pensil dan akan membuat sebuah pemandangan. Siap? Ingat cukup dibayangkan saja tak perlu digambar. Dan Satu, dua, tiga, teettttttt…

Pasti sebagian besar gambarnya 2 gunung, matahari terbit di tengahnya, dua petak sawah, dan sebuah jalan pada bagian tengahnya

Ada lagi contoh lain, coba gambar bebek dalam 2 detik. Nnnah hampir 100 persen gambarnya bebeknya menghadap ke kiri. Jadi jangan heran kalau kebanyakan dari kita tidak mampu berpikir kreatif.

Tahukan bahwa IQ hanya berperan 20 persen dalam menentukan kesuksesan dan sisanya EQ.

EQ (emotional quotient) adalah kemampua memahami dan mengerti perasaan orang lain. Coba kita pikir lagi, bagaimana mungkin seorang jenius bisa dikatan sukses jika dia memiliki musuh banyak.

Dan hal ini juga terjadi pada koruptor. Mereka pintar, cerdas, kaya tapi hidupnya tidak bahagia, Bagaiaman tidak mereka selalu dihantui ancaman hukuman.

Suara Rakyat bukanlah Suara Tuhan

Andaikan suara rakyat adalah suara Tuhan. Tentu umat Nabi Nuh a.s tidak ditenggelamkan karena keingkarannya.Dan Allah tidak akan menimpakan azab pada kaum Luth yang menyimpang. Tetapi tidak. Suara rakyat bukanlah suara Tuhan.

Seringkali pemikiran kaum mayoritas salah bahkan sesat. Perubahan mendasar tidaklah harus jumlah orang yang luar biasa banyak. Revolusi besar adalah orang yang sedikit tetapi, benar-benar mengetahui dan memahami “kebenaran”.

Tips Masuk Windows tanpa password

Bagi kamu yang lupa password Windows Vista?

Jangan kuatir. Sebenarnya ada cara mudah mereset password Administrator. Ikuti langkah berikut:

1. Hidupkan komputer windows Vista Anda. Lakukan dengan menekan tombol power. Jangan tunggu sampai windows selesai melakukan loading.

2. Segera tekan tombol F8 sebelum Window Vista memulai startup. Setelah itu, akan tampil padadaftar pilihan untuk melakukan proses lainnya.

3. Pilih pilihan “Safe Mode“.

4. Buka “start menu“.

5. Buka “Control Panel“.

6. Pilih “User Account And Family Safety” pada jendela control panel.

7. Klik “Change Your Windows Password”.

8. Klik “Remove Password”. Verifikasi dan Submit.

9. Restart Komputer Anda dengan normal. Jangan tekan F8.

10. Untuk mereset password, akses menu “User Account And Family Safety” lagi. Untuk kali ini klik “Change Your Password”. Verifikasi dan tekan submit. Di sini, isikan password Anda yang baru.

Penghambat Kita untuk Maju

Apa sebenarnya yang menyebabkan manusia sulit untuk maju. Menurut survei penyebabnya sebagai berikut:

1. Terlalu bergantung pada mood. Melakuka sesuatu Jika mood (suasana hati) baik.

2. Melakukan sesuatu harus dipecut atau diimingi-imingi dahulu.

3. Terlalu lama menunggu semua berjalan dengan baik dan tersedia baru mengerjakannya.

4. Konsentrasi mudah pecah dalam menuju tujuan yang sudah ditetapka,n sehingga rute perjalanan meraih sukses berubah.

http://handikasubarkah.co.cc

Berawal dari ketidakpuasan waktu bikin nih blog dan setelah tau ada domain  co.cc yang gratis, ya udah deh Register di sini dan lepas dari ‘tanggung jawab’ WordPress. Ya.. karena hosting sendiri

Tapi karena aku nggak terlalu paham cara hosting dan segala tetek bengeknya, aku minta si Sabiq untuk dibuatkan

Thx : CMRD

Negara bahagia tanpa militer dan angkatan bersenjata

Kosta Rika adalah salah satu dari sedikit negara-negara yang telah menghapuskan tentaranya, namun juga boleh dikatakan sebagai negara yang paling berbahagia di bumi.

Ada beberapa cara untuk mengukur kebahagiaan di berbagai negara, semuanya eksak, tapi mutiara Amerika Tengah ini memukau dengan baik oleh sistem apapun yang digunakannya. Sebagai contoh, World Database of Happiness, yang disusun oleh seorang sosiolog Belanda dengan didasari survei oleh Gallup dan lain-lain, Kosta Rika menempati posisi teratas dari 148 negara yang rakyatnya paling berbahagia.

Untuk mengukur negara bahagia atau tidak, dilakukan tiga metode . Pertama, bertanya langsung pada rakyatnya. Kedua, melibatkan para ilmuwan untuk menghitung tahun-tahun yang bahagia di setiap negara, dan ketiga, dengan menggunakan “indeks planet bahagia,” yang dirancang oleh New Economics Foundation, sebuah think tank yang liberal. Mereka menggabungkan kebahagiaan dan umur panjang, dan juga menyesuaikan terhadap dampak lingkungannya. Dalam ketiga cara hitung dan ukur itu, Kosta Rika menempati posisi pertama.

Kosta Rika telah melakukan pekerjaan yang sangat baik dalam melestarikan alamnya. Pantai dan jalan-jalan di Kosta Rika sangat bersih, dan dimana saja, bisa ditemukan binatang iguana dan sloth.

Apa yang membuat Kosta Rika seperti itu adalah keputusan yang luar biasa pada tahun 1949. Mereka membubarkan angkatan bersenjatanya dan berinvestasi dalam pendidikan.

Peningkatan pendidikan menciptakan masyarakat yang lebih stabil, lebih rentan terhadap konflik-konflik yang telah berkobar di tempat lain di luar Amerika. Pendidikan juga meningkatkan perekonomian, yang memungkinkan negara untuk menjadi eksportir utama chip komputer dan meningkatkan keterampilan berbahasa Inggris agar menarik turis-turis.

Mungkin kita tidak bisa jadi anti-militer. Tapi bukti kuat bahwa pendidikan sering kali merupakan investasi yang jauh lebih baik daripada artileri. Di Kosta Rika, tingkat pendidikan meningkat dan bahkan sekarang tingkat kesejahteraan mereka lebih lebih tinggi daripada Amerika Serikat. Meningkatnya tingkat pendidikan juga membuat negara selalu mempertahankan lingkungannya yang subur sebagai aset ekonomi.

Tang tampak cukup jelas adalah Amerika menginvestasikan  di bidang perang melebihi negara manapun. Mungkin ini pelajaran untuk Amerika Serikat untuk mencurahkan lebih sedikit sumber daya pasukan asingnya di luar negeri. Ketimbang mengurus negeri dan rakyat negeri orang, sementara ini rakyatnya terbengkalai karena pengangguran dan remaja putus sekolah semakin marak di negerinya sendiri.

*Dipungut dari sini

Foto Profil Facebook-ku ancur

:)

“Buruk Muka, Cermin dibanting”

Ini perilaku atau gejala konyol yang mungkin sadar atau tidak sadar pernah kita lakukan. Menimpakan kesalahan kepada orang atau benda-benda yang tidak bersalah. Sebenarnya benda atau orang itu tidak ada hubungannya sama sekali. Ketika gagal ujian atau test di sekolah kita salahkan  hujan yang terus menerus, bukannya belajar atau berkaya lebih produktif.

Mendinginkan kopi panas dengan cara ditiup, berbahaya!

Seringkali kita mendinginkan kopi panas atau air panas dengan caranya meniupnya. Namun tahukah ketika kita meniup berarti kita mengeluarkan karbon dioskida (CO2) dalam tubuh.

Uap air yang bercampur yang bercampur dengan karbon dioksida membentuk zat asam karbonat. Zat inilah yang menyebabkan beser (bentar-bentar kencing) disertai rasa sakit.