Beli Indonesia :), Indonesia Sejahtera

Saya mengutip dari beliindonesia.com “Bagaimana perasaan saudara kita yang sudah capek-capek membuat produk, memasarkannya dengan susah payah tetapi kita tidak membeli produk itu hanya karena produk itu tidak pernah muncul di TV atau karena alasan lain yang sesungguhnya hanya karena opini saja. Padahal jika kita produk mereka kita beli mereka akan memiliki pendapatan yang akan digunakan untuk membayar pegawainya, kebutuhan sehari-hari atau anaknya sekolah. “Untuk urusan air minum pun kita belum faham apa yang harus kita lakukan,” kata Aswandi provokatif. Maka sangat wajar jika negara kita makin terpuruk ekonominya, karena warganya enggan saling tolong menolong dan saling membesarkan.  Malah membesarkan bangsa lain dengan membeli dan membela produknya dengan membabi buta”.

Yang kita rasakan saat ini arus globalisasi dan pasar bebas membuat banyak produk lokal yang bisa dikatakan kalah bersaing. Saya sangat miris ketika mendengar bahwa produk yang bisa dibilang tidak terlalu mahal seperti garam harus import dari negara tetangga. Ckckck…

Negara tercinta kita Indonesia kaya akan sumber daya alam, dan sumber daya manusianya juga banyak. Tapi kenapa kita harus menjadi buruh di negeri sendiri. Menjadi pelayan bagi bangsa asing?. Perlu kita renungkan sahabat.

Guru saya pernah memberikan nasihat. Meski di supermarket atau minimarket produk yang ditawarkan itu lebih bersih dan murah, kita sebaiknya menghargai tetangga kita yang membuka warung. Karena harga yang dijual di warung hanya berbeda sedikit. Sebenarnya ada nilai yang tidak kalah penting saat kita bisa membeli produk saudara kita sendiri. Nilai itu adalah nilai silaturahmi dan kekeluargaan. Dengan terjalinya silaturahmi yang baik, tidak hanya keuntungan material sesaat yang kita dapatkan tapi keuntungan jangka panjang. Kita tak perlu segan meminta bantuan. Hidup kita pun ringan karena banyaknya orang yang kita kenal.🙂

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s