Mencret karena Susu

Waktu itu kejadiannya malam hari saya sedang makan sereal cokelat. Yang namanya sereal pasti tidak lengkap tanpa susu. Setelah sereal saya sikat habis beberapa jam kemudian saya ngerasa ada yang nggak beres dengan perut ini. Disusul frekuensi kentut yang meningkat. Gak biasanya saya kentut melulu.

Setelah itu bulak-balik ke kamar mandi saya mencret. Saya mengambil kesimpulan bahwa apa yang saya alami ini karena susu pada sereal😀. Lalu apa yang saya lakukan ?
Buka Om Google dulu😀

Ternyata apa yang saya duga memang ada benarnya Sobat🙂, usut boleh usut orang Asia itu jarang yang mengkonsumsi susu jadi wajar dibandingkan dengan orang Eropa, kebanyakan orang Asia alergi terhadap susu atau istilah kedokterannya Lactosa Intolerant. Orang yang mengalami gejala ini tidak punya cukup enzim laktase, enzim pemecah laktosa (gula dalam susu). Sisa laktosa dalam perut akan ducuri – dimanfaatkan bakteri yang numpang hidup. Bakteri itu yang menghasilkan gas. Jika masih ada sissa laktosa, ia menarik air dari luar usus ke dalam usus sehingga feses jadi cari (mencret). Oalah.
Keesokan harinya perut saya masih merasakan “kruubuk-krubuk” dan hampir setiap saat ingin BAB. Ibu saya memberikan gula merah. Gula merah ini diemut seperti mengemut permen. Entah kenapa tapi Manjur lho😀.  Selain itu juga saya segera minum obat Norit. Alhamdulilah sembuh.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s