Sistem Pendidikan Indonesia yang salah

Di sekolah para peserta didik hanya duduk, mendengar ceramah dari guru, dan   membuat informasi menumpuk dalam benak siswa tetapi tidak tahu apa yang akan dilakukan dengan segala yg tersimpan dalam otaknya.

Persaingan produk dunia sedemikian beratnya, industri masa depan adalah industri yg terus menerus menciptakan kreasi dan nilai plus produk,

Sementara siswa  tidak didik untuk berkompetisi di dalam aktivitas produk, tetapi malahdigalakkan kompetisi test tertulis angka dan kalimat-kalimat. Siswa kita hanya terlatih berkompetisi cerdas cermat, tetapikompetisi kreasi anak sekolah amat jarang.

Pelajar kita tidak terlatih berkompetisi dibidang penelitian, tetapi lebih terlatih berkompetisi dibidang test dan ujian tertulis..

Jangan merasa bangga dengan prestasi
international team Ollypiade Fisika dan Matematika
kita, sebab masih berdasarkan sistem duduk hitung
angka-angka yg belum terimplementasi dalam sebuah
karya ilmiah.

Ilustrasi sederhana adalah dibidang Olahraga: jika kita beri saja segala teori dan data-data pada siswa tentang ukuran lapangan, net, nilai angka, sistem aturan permainan, penjurian, sejarahnya, juara-juara dibidang
olahraga dan metode-metode tertulis tentang suatu
olahraga, apakah siswa akan mahir dalam bidang keolahragaan?

Dia  barangkali pintar menjawab
segala hal yang berkaitan dengan olahraga, tetapi jelas dan
pasti dia tidak akan mampu, tidak akan mahir dan tidak
bisa bermain dibidang olahraga, sebabnya karena dia
tidak ditempa langsung dilapangan  ini salah atu sebab
237juta orang Indonesia , tetapi amat sedikit yg punya
prestasi olahraga.

Ya, gimana caranya bisa menjadi olahragawan, jika kerjanya duduk dan duduk di belakang meja sambil mendengar ceramah guru yang bikin ngantuk. HAH!

“ckckckc, Indonesia, Indonesia” (sambil geleng2 kepala)

dipungut dari sini

16 thoughts on “Sistem Pendidikan Indonesia yang salah

  1. mari kita sadar dan mulai mengubah cara pendidikan kita minimal sudah kita LAKUKAN pada masyarakat terkecil yakni lingkungan keluarga kita masing-masing, dari pada kecewa menunggu perubahan dari pemerintah yang ngak jelas ujung pangkalnya…

  2. team robot dari unikon sering lho meraih juara pertama kompetisi robot di mancanegara, itu kan dari research😀

  3. setuju.. tapi btw,,,, ada kalanya pelajaran yang tidak pake praktek lho contohnya cara reproduksi manusia coba bayangkan jika para siswa praktek… wuzzzzz apa kata dunia.. hehehe….🙂

  4. Sistem Pendidikan semakin lama semakin kacau…kayak kelinci percobaan….banyak korban berjatuhan…….apa yang didapat…..kepuasan…kesuksesan atau keputusasaan….atau mau uji coba lagi…..TAPI SAMPAI KAPAN PENDIDIKAN KITA INI MAU MAPAN KALAU ATURAN SLALU BERUBAH-UBAH!!!!

  5. ya begitulah,,,akhirnya kita dipaksa untuk ikut kurikulum nya…ikuti saja jangan banyak di bantah,,,untuk itulah banyak sekolah swasta yang membuat dua kurikulum. kurikulkum diknas dan kurikulum lokal/yayasan yang khas dan cenderung breaking the habit…

  6. salam kenal juga… setuju handika… semoga kita dapat memperbaiki yang salah menjadi yang seharusnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s