Belajar dari kegagalan Abraham Lincoln

Diceritakan seorang anak yang dilahirkan thn 1880, yang diusir bersama keluargannya dari tanah mereka bertempat tinggal. Ketika usianya baru 7 thn.Kemudian ia ditinggal mati oleh ibunya pada saat usianya 9 thn, dan pada usia 22 thn sempat bekerja sebagai staff administrasi sebuah toko. Namun akhirnya ia dipecat karena hutang dari bisnis yang bangkrut.

Sehingga ia memerlukan waktu 17 thn untuk meluanasi hutang-hutangnya. Setelah itu ia bertekad untuk mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dan gagal, ia mencoba berbisnis lagi namun bangkrut untuk kedua kalinya.

Pada usia 29-31 thn, telah dua kali ia mencalonkan diri sebagai anggota legislatf dan dua-duanya berkahir dengan kegagalan. Ia gagal menjadi anggota kongres pada usia 34 thn.

Tidak hanya sebatas cerita itu, Ia sempat ditolak ketika melamar ke US Land Office. Kalah dalam anggota senat pada usia 47 thn. Dan setelah mengikuti pemilihan calon anggota senat dua tahun berikutnya dia gagal.

Dia tak pernah menyerah dan ia berlapang dada atas semua yang terjadi.  Ia mampu bangkit tanpa berkecil hati. Akhirnya pada usia 51 thn ia terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat.

Manusia yang satu ini memang luar biasa. Gagal menjadi anggota kongres, terjerat hutang, gagal menjadi senator berulang kali . Untuk sebagian orang hal-hal seperti itu dapat mengantarkan mereka ke rumah sakit jiwa, atau alasan untuk bunuh diri

Ia berkata, “Tidak penting beberapa kali gagal, yang penting berapa kali kita bangkit”. Itulah sejarah singkat Abraham Lincoln, wajahnya “keras” karena benturan penderitaan terpampang dalam dolar-dolar Amerika.

4 thoughts on “Belajar dari kegagalan Abraham Lincoln

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s