Thomas Edison, Sukses tanpa sekolah

Ketika Edison berusia 7 thn dan baru tiga bulan mengecap pendidikan formal, dia harus dikeluarkan dari sekolahnya. Lantaran dia dianggap bodoh di sekolahnya

Ketika usianya 12 thn, anak yang dipanggil Thomas itu menjadi penjual kue, koran, kacang dan permen di kereta api. Ia pernah diusir kondektur dan dilarang bekerja di kereta api.

Sulit dibayangkan bahwa anak yang terlalu bodoh, drop out dari sekolah dan sempat menjadi pedagang asongan itu mencantumkan namanya dalam deretan ilmuwan paling terkemuka di dunia.

Dialah Thomas Alva Edison, penemuan-penemuan seperti labolatorium riset untuk industri, stasiun tenaga listrik, tape rekorder, proyektor film, adalah beberapa barang yang dikaitkan dengan nama Edison.

Menurutnya, setiap orang bisa berhasil jika ia memiliki 1% ide yang luar biasa dan 99% adalah usaha keras untuk menggapainya.

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

5 thoughts on “Thomas Edison, Sukses tanpa sekolah

  1. Sukses memang tidak hanya ditentukan oleh sekolah. Bisa saja orang yang hanya sekolah sampai SD bisa lebih sukses daripada orang yang Kuliahan…
    Sukses adalah karena tekad dan usaha yang kuat.

    Salam sukses, luar biasa…🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s