Sepi

Tengoklah kesepian yang mengaliri pori-pori darah
Udara siang hari yang menyiksa
Sumpek, dicium matahari
Yang Memabukan pikiran

Menjungkirbalikan makna cinta
Menorehkan luka di sekujur kelopak mata

Kubiarkan matahari membakar kepala
Biarkan lukaku nampak
Menikam ombak
Menusuk nurani,
Merobek ulu hati,
Dan Memperjelas sepi

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s