Pendidikan Negeri Kita

Sejak SD saya selalu diajarin yg namanya disiplin untuk mengikuti senam, upacara, mengibarkan bendera, menyanyikan lagu Indonesia Raya, Barangkali maksudnya: supaya orang-orang di negeri ini mencintai negeri dan tanah tumpah darahnya.

Saya sadar kalau hanya untuk mencintai negerinya, mengapa para siswa kok harus diajari menyanyi lagu kebangsaan, mengibarkan bendera, mengheningkan cipta atau seringkali upacara ya? Apa hakikat semua kegiatan ini serta apa kaitannya dengan cinta tanah air jika tidak diikuti oleh langkah-langkah konkrit?

Meskipun sudah diajarkan untuk bersikap jujur, ya..…..tetap saja praktik korupsi tetap berlangusng.

Para pelajar yg masih duduk di bangku sekolah begitu mengindahkan yg namanya“nyontek”.

Jika ingin negara ini generasi mudanya menjadi pandai dalam internasional, ya para siswanya harus padnai berbahasa Inggris tanpa melupakan Bahasa Indonesia. Gurunya aja….
Kita selalu ada pelajaran olah raga, tapi di tingkat ASEAN saja, kita selalu di bawah peringkatnya.

Kita selalu mengagungkan lagu-lagu persatuan, eh…..malah banyak partai politik yang bentrokan.

Duh…… Bapak Menteri Pendidikan yang dilantik…..kepada siapa orang seperti saya ini harus mengadu jika kualitas pendidikan kita yang terlalu banyak dihiasi dengan acara-acara ‘ritual’ seperti aneka upacara, senam Jum’at pagi, tadarus Al-Qur’an, dan segala macam aktivitas yg membuat siswa sumpek

Lihat deh… Singapur yang luasnya hampir sama dengan Kota Cimahi, jadi tempat wisata yang popular serta jadi tempat nyembuhin penyakit dan para artis dan orang-orang besar di negeri kita. Jadi, tidak perlu mikirin helicopter atau kemajuan teknologi lainnya.

Tapi lihat warga negaranya begitu patuh terhadap aturan. Sehingga Siangapur dikenal sebagai negara terbersih di dunia. “Buang permen karet sembarangan aja, udah deh siapkan dompet, dan segala macam bentuk denda lainnya”

Kita dari dulu mendapatkan pelajaran agama, tapi begitu banyak yang tidak mengerjakan salat. Dan begitu banyak orang melakukan perzinahan di negeri ini. Masya Allah!

Inikah salah satu buah dari pendidikan anak bangsa yang katanya…amat santun serta teguh dalam memegang adat ketimuran ini?

Astaghfirullah!

Pos ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s